KARO – Pengunjung wisata Danau Lau Kawar di Kabupaten Karo, Sumatera Utara merasa kecewa dengan kondisi fasilitas dan pelayanan yang ada saat.
Kekecewaan tersebut muncul karena kondisi infrastruktur jalan menuju lokasi wisata yang buruk serta adanya kutipan retribusi berulang kepada pengunjung setempat.
Salah satu wisatawan yang kecewa adalah Matius Gea seorang pengunjung asal Kota Pematangsiantar yang datang untuk berlibur bersama keluarganya.
Menurutnya kutipan retribusi dilakukan lebih dari sekali, di pintu masuk pengunjung diminta membayar retribusi sepuluh ribu rupiah serta biaya parkir lima ribu rupiah untuk orang yang datang.
Namun setelah tiba di lokasi utama pengunjung kembali diminta membayar biaya parkir tambahan oleh pengelola yang berbeda dari sebelumnya lagi.
“Begitu juga masuk ke dalam, kita harus membayar lagi,” kata Matius Gea yang dilansir medan.tribunnews.com, Minggu (2/2/2026).
Selain masalah biaya kondisi jalan menuju danau juga sangat memprihatinkan karena rusak parah berbatu panjang dan tidak memiliki lapisan aspal.
Beberapa bagian jalan bahkan ditutup menggunakan ban bekas yang ditimbun tanah agar kendaraan tidak mudah tergelincir saat melintas di sana.
“Kondisi jalan seperti kubangan kerbau serta lingkungan danau kurang terawat dengan sampah berserakan meski pengunjung cukup ramai,” ungkap Matias.
